WILD TARGET (2010)
Western Movie Review — By heyifa on September 21, 2011 at 1:51 am
Saya menonton Wild Target di kosan teman saya, alasan satu-satunya karena ada Emily Blunt di dalamnya. Saya bahkan tidak tahu film ini genrenya apa—awalnya saya kira genre film ini action, ternyata comedy. Tapi yah lagi-lagi menurut saya awal yang paling baik dalam menonton film adalah tidak adanya ekspektasi sehingga membuat kita lebih menikmati film dan menilai film dengan lebih objektif.
Alkisah terdapat seorang pembunuh bayaran veteran, Victor Maynard (Bill Nighy) yang legendaris karena track record-nya yang berkilau. Victor ditugaskan membunuh Rose (Emily Blunt), penipu profesional yang membuat mafia marah karena menjual lukisan palsu. Berkali-kali gagal membunuh Rose, Victor akhirnya malah menolong Rose dari orang-orang yang ingin membunuhnya dibantu oleh Tony (Rupert Grint).
Walaupun saya memang tidak berharap banyak pada cerita film ini, saya cukup kecewa dengan ceritanya yang amat ringan, apalagi ending-nya yang gampang sekali ditebak. Tapi saya kira cerita memang bukan poin utama film ini.
Gabungan dari Victor yang kaku dan serius, Rose yang seenaknya, serta Tony yang ingin membuktikan diri namun seringkali berakhir konyol adalah komedi dalam film ini. Dari segi itu, menurut saya film ini cukup berhasil memancing tawa—walaupun tidak cukup untuk membuat saya terpingkal-pingkal.
Dari segi acting, saya rasa Bill Nighy sukses memerankan Victor dengan pembawaannya yang cool dan kata-katanya yang tajam, juga sikapnya yang amat hati-hati dan waspada. Karakter Victor menjadi believable di tangan beliau. Karakter Rose, walaupun berhasil ditampilkan sebagai penipu cantik yang egois, amat standar dan lemah. Apalagi, tidak seperti Victor, background Rose tidak diceritakan lebih jauh. Akibatnya, akting Emily Blunt pun terkesan standar—walaupun saya tetap menyukai karakter Rose. Di lain pihak, kehadiran Tony di film ini saya anggap tidak penting. Tony tidak signifikan dalam cerita, hanya muncul untuk memancing tawa penonton. Kemunculannya sampai akhirnya bergabung dengan grup ini pun terlalu dibuat-buat. Rupert Grint walaupun berhasil menghibur, tidak memberikan penampilan yang akan diingat oleh penonton.
Karakter tambahan di film ini, sang gangster dibalik percobaan pembunuhan terhadap Rose, bodyguardnya, dan pembunuh bayaran saingan Victor pun bisa dibilang tidak memorable. Yang cukup mengesankan adalah Eileen Atkins yang berperan sebagai ibu Victor, Louisa Maynard. Sikapnya yang juga kaku seperti Victor dan menganggap enteng pembunuhan ditampilkan oleh nenek tua berpakaian rapi sangat menarik dan dapat memancing tawa tanpa perlu bertingkah konyol.
Akhir kata, film ini cukup lucu dengan cerita yang ringan dan akting yang standar. Saya rasa film ini cukup menghibur dalam genrenya. Namun tentu saja, film ini bisa jauh lebih bagus apabila didukung cerita yang lebih kuat. Silahkan tonton film ini untuk tawa dan hiburan selama satu setengah jam. Selamat menonton!
Sayyida Lathifa
Tags: 2010
Tweet This
Digg This
Save to delicious
Stumble it





